Wisata Murah Meriah di Seoul

Pada tanggal 22 Desember 2015, tiga hari setelah melangsungkan pesta pernikahan, kami langsung terbang ke Korea Selatan. Karena penerbangan kami bertepatan dengan libur natal dan tahun baru, harga tiket pesawat untuk penerbangan langsung sangatlah tinggi. Untuk menghemat biaya penerbangan, kami terpaksa harus terbang dari Jakarta menuju Incheon via Ho Chi Minh City, Viet Nam. Penerbangan yang seharusnya hanya memakan waktu 8 jam, terpaksa harus kami tempuh selama lebih dari 24 jam karena harus transit sekitar 16 jam di Viet Nam.

Berkunjung ke Istana Presiden Korea Selatan

Jika di Amerika Serikat istana presiden terkenal dengan nama White House, maka di Korea Selatan, istana presidennya dikenal dengan nama Blue House. Orang lokal juga menyebutnya dengan nama Cheong Wa Dae. Pelancong bisa mengunjungi Cheong Wa Dae secara gratis dengan terlebih dahulu mendaftar paling tidak tiga minggu sebelum kedatangan.

Kami beruntung mendapatkan kesempatan yang langka ini. Pada hari H, kami langsung melakukan pendaftaran ulang di area parkir Gyeonkboggung Palace yang berjarak sekitar 1 KM dari Cheong Wa Dae. Peserta yang mayoritas adalah warga negara Korea Selatan kemudian naik bus khusus ke area Blue House.

Sesampainya di pintu masuk Istana Presiden, peserta tur harus melewati alat deteksi metal untuk bisa masuk ke dalam kawasan Cheong Wa Dae. Di awal tur, peserta akan disajikan dengan tayangan cerita Cheong Wa Dae. Karena bahasa utama yang dipakai adalah Bahasa Korea, maka panitia tur juga memberikan peserta internasional sebuah alat penerjemah dilengkapi dengan sebuah headset.

Ada beberapa lokasi di Cheong Wa Dae yang tidak boleh difoto oleh peserta tur karena alasan keamanan nasional. Sayang sekali, area yang dilarang tersebut memiliki pemandangan yang begitu indah.

Wisata Kuliner

Jika Anda tertarik untuk menikmati makanan khas Korea. Anda bisa berkunjung ke kawasan Insadong ataupun Stasiun Jonggak. Di kedua kawasan ini, para pelancong akan dimanjakan dengan berbagai makanan khas Korea yang wajib dicoba seperti ramyun (mie), kimchi, sannakji (gurita hidup), dan chimaek (ayam goreng).

Sungai Kecil di Tengah Kota

Selanjutnya, tempat yang juga wajib dikunjungi adalah Cheonggyecheon Stream. Tentunya sungai kecil yang terletak di tengah kota Seoul ini tidak asing lagi bagi para pecinta K-Pop dan K-Drama karena dipakai untuk tempat syuting berbagai video klip ataupun drama Korea.

Cheonggyecheon Stream juga menjadi salah satu tempat favorit baik turis maupun muda-mudi Korea, begitu juga para pelajar internasional.

Dira, salah satu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, yang menamatkan pendidikan master di Korea mengungkapkan bahwa di Cheonggycheon Stream adalah salah satu tempat favoritnya di Seoul.

Desa Tradisional Korea diantara Dua Istana

Jika pelancong ingin merasakan suasana kampung tradisional Korea, maka Anda sangat disarankan untuk mengunjungi Hanok Bukchon Village yang terletak diantara dua istana; Gyeongbokgung Palace dan Changdeokgung Palace. Hanok Bukchon Village juga merupakan salah satu tempat wisata favorit di Seoul karena menawarkan keunikan arsitektur rumah khas Korea.

Seoul N Tower

Mengunjungi Seoul rasanya tidak lengkap jika Anda tidak melihat Kota Seoul dari Seoul N Tower yang berada di kawasan Namsan. Pelancong sangat direkomendasikan untuk berkunjung di malam hari sehingga bisa melihat gemerlapnya Ibukota Negara Ginseng.

Di Seoul N Tower, pelancong juga bisa menempatkan kunci gembok cinta mereka di tempat yang disediakan. Gembok cinta yang jumlahnya ribuan ini juga menjadi salah satu tempat menarik untuk selfie.

Menginap di Pemandian Air Panas ala Korea

Bagi yang biasa nonton drama Korea tentu Jimjilbang sudah tidak asing lagi. Iya, Jimjilbang adalah tempat pemandian air panas khas Korea. Lebih tepatnya, Jimjilbang adalah kombinasi pemandian air panas, sauna yang juga menyediakan tempat untuk istirahat khas Korea.

Di dalam Jimjilbang, terdapat berbagai kolam air mulai dari suhu yang dingin hingga suhu yang mencapai 40 derajat Celsius yang terlalu sayang untuk di lewatkan. Jangan lupa juga untuk mencoba berbagai makanan dan minuman khas jimjilbang seperti: sikhye (minuman beras dingin), miyeok-guk (sup rumput laut), dan maekbanseok gyeran (telur rebus). Makanan dan minuman tersebut bisa didapatkan dengan harga mulai dari 1,000 hingga 5,000 won (setara Rp 12,000 hingga Rp 60,000) per porsi.

This article first published in The Adventure of Ikan and Kancil.

Advertisements

2 thoughts on “Wisata Murah Meriah di Seoul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s